Blogger news

Pages

Minggu, 23 Mei 2010

Miss U So Bad, Stu**d!!


sekitar tiga atau empat tahun yang lalu
aku mulai terkesan denganmu
keluguanmu,diammu,kemisteriusanmu,senyummu dan semua tentang kamu
betul juga kata orang.kalau kita sedang terluka sebab panah dewi asmara menembus hati kita,yang ada di mata kita tentangnya hanyalah segala keindahan
ketika aku mendekatimu saat kau bermain dengan teman temanmu sore itu,kau melihatku hanya sejenak
lalu kau memilih sedikit menjauh dariku meski kutahu kau masih ada di situ
begitu mudah membedakan kamu di antara teman temanmu
mata cokelatmu yang pernah bertatapan denganku sekali,namun setelah itu,matamu terus membayang dalam tidurku
walaupun semuanya telah melayu semenjak dua tahun yang lalu,aku tetap saja tak bisa berbuat apa apa jika kau mulai membayangi pikiranku
i just can't get you out of my head
dan aku bersyukur untuk itu
aku masih mengingat wajahmu hingga kini
tahukah kamu?
aku merindukanmu,bodoh...

Jumat, 21 Mei 2010

Ancient!!!

''Jangan pernah lupakan sejarah'',inilah salah satu penggalan pidato sang proklamator kita,Bung Karno.pidato tersebut lebih kita kenal dengan singkatan Jas Merah.

Memang.kita jangan pernah melupakan sejarah.itu karena penting untuk mengingatkan kita agar jangan sampai melakukan hal yang sama,seperti yang telah terjadi di masa lampau.banyak pelajaran positif yang dapat kita ambil dari sejarah.misalkan tragedi bocornya reaktor nuklir Chernobyl di Ukraina,tahun 1986 menjadi bahan pertimbangan bagi bangsa Indonesia atas rencana pemerintah Indonesia untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepara,Jawa Tengah utara baru baru ini.
Berbicara mengenai masa lampau,beberapa waktu yang lalu aku sempat browsing di hp dan menemukan gambar gambar Kota Purwokerto dan Purworejo tempo dulu.gambar gambar tersebut adalah gambar stasiun,terminal,jalan raya,kabupaten,alun alun dsb.tak perlu pikir lama lagi,aku mendownloadnya.terkadang aku menjadikan gambar itu sebagai wallpaper di ponselku.bagi aku,gambar kuno tersebut sangat menarik!!
Untung saja aku berasal dari Purworejo.kota kecil yang dulu pernah menjadi basis kependudukan Belanda.sehingga tak ayal banyak bangunan peninggalan Belanda dengan ciri khasnya: bangunan besar,jendela tinggi,bentuk genting unik dan ornamen ornamen khas Belanda.keberadaan bangunan Belanda yang banyak di kotaku menguntungkanku sebab aku suka dengan hal hal kuno.terlebih,foto foto kuno tersebut dibandingkan dengan bangunan di foto itu di masa sekarang.semoga saja pemerintah dan masyarakat setempat menjaga kelestarian bangunan peninggalan jaman dahulu.karena bagaimanapun juga,itu salah satu aset bangsa kita yang tak tergantikan.

Rabu, 19 Mei 2010

Night Journey

Aku akhirnya memutuskan pulang ke kota kelahiranku setelah 2 bulan lebih aku tak menjamah kota Purworejo.waktu kepulanganku pun terkesan sedikit memaksa.aku sampai di terminal pukul setengah 5 sore dengan diantar oleh temanku yang paling tambun,Pipink.sebenarnya,aku bisa menebak.sampai jam berapa aku akan tiba di Purworejo.namun,aku tetap melanjutkan misi perjalanan menuju rumahku.meskipun perjalanan malam akan kulalui saat ini.

Keluar menuju terminal,aku melihat seorang lelaki paruh baya.ia sedari tadi melihat bus yang aku berada di dalamnya.matanya tak simetris dan wajahnya kusam berminyak.ia terlihat pendek karena badannya bongkok.tak lama kemudian,ia menaiki bus yang kutumpangi setelah suasana dalam bus tak penuh oleh penjual.ia ternyata seorang pengemis.ia mulai menyanyikan suatu lagu.tapi aku tak tahu lagu apa yang ia dendangkan.itu karena dia gagu,yang itu artinya dia tak bisa melafalkan kata kata dengan benar.oleh sebab itulah,aku tak mau berbohong kali ini bahwasanya suaranya indah.tidak.tidak seperti itu.inilah yang membuatku bersyukur,aku tidak ditakdirkan menjadi orang yang gagu,nasibku tak seburuk nasibnya dan baru kutahu beruntungnya Tuhan memberiku wajah yang tampan :-)

Benar mutlak dugaanku.di perjalanan,aku kemalaman.suasana bus yang penuh dan banyak penjual menjajakan dagangannya,membuat suasana dalam bus tak nyaman sama sekali.kondisi bus pengap karena sedikit ventilasi yang dibuka.di sisi lain,berkali kali penyanyi jalanan naik turun bus dan menyanyikan lagu yang isinya menyindir para penumpang yang tak mau memberikan receh kepada mereka.kapan mereka bisa menyenangkan aku dengan menyanyikan lagunya Lady GaGa atau Kate Voegele dengan benar?kurasa tak akan pernah bisa.itulah mengapa aku tidak menyukai para pengamen jalanan yang menyanyi sesuka hati mereka.terlebih mereka berkata kata kasar bernada ancaman sebelum meminta receh kepada seluruh penumpang.kata kata mereka mengandung nada mengutuk jika penumpang tak memberi mereka uang terkesan tak enak didengar.inilah potret kehidupan jalanan yang keras.
Mereka berkata demikian karena memang seperti itulah mereka dididik.mereka bisa jadi tak mengenyam bangku sekolah sama sekali/ putus sekolah,keluarga broken home,kurangnya kasih sayang orang tua,sehingga mereka melarikan diri dan terjun ke dunia jalanan yang keras dan kasar itu.jalananlah yang mendidik mereka.alhasil,jangan heran mereka berperilaku seperti itu.

Sekarang,tahulah makna penting pendidikan.suatu saat nanti,didiklah anak kita dengan pendidikan yang memadai.sekolah formal bisa dijadikan alternatif,namun pendidikan orang tualah yang paling penting.sepandai apapun seorang anak dalam prestasi akademik,ia tak akan berhasil menjadi seorang yang sukses tanpa dukungan kasih orang tua.karena hal utama yang dibutuhkan seorang anak dari orang tua hanyalah kasih sayang mereka.semoga kita nanti menjadi orang tua yang bertanggung jawab atas perkembangan anak kita sepenuhnya.

Senin, 17 Mei 2010

X2

Ya Allah, mengapa hamba-Mu ini tak pernah bersyukur atas apa yang telah Engkau berikan kepadaku?

Selalu saja aku menunggu berita terbaru yang ada di tabloid itu. Kalau aku pas ada rejeki yang banyak, aku rela membeli majalah tersebut dengan uangku sendiri. Tapi, jika keadaan sebaliknya, aku biasanya menuruh temanku untuk menyisihkan rejekinya untuk membeli tabloid yang kusukai itu. Memang sedikit licik. Dan pola yang selalu sama di setiap minggunya ialah aku takjub dengan sederetan ponsel baru dengan fitur wah plus harga yang sedikit pas di kantong. Namun, akhir akhir ini aku sedikit gerah dengan sebuah ponsel terbaru di majalah Pulsa. Ponsel keluaran vendor asal Finlandia itu sudah beberapa kali membuat hatiku tertambat kepadanya. Ponsel itu bernama Nokia X2. seri X ini merupakan seri terbaru dari keluarga Nokia yang menjadi penerus generasi Xpressmusic. Itu artinya, seri X ahli di biang musik. Tak heran, di sisi kanan kiri ponsel ini dilengkapi dengan tombol khusus musik yang memungkinkan pengguna mengganti, menghentikan atau menyetel musik di saat ponsel sedang digunakan untuk keperluan lain, misalkan saat mengetik sms atau sedang melakukan browsing.
Sebenarnya, apa yang membuat aku begitu terkesan dengan ponsel yang rencananya akan dirilis pada bulan Juni 2010 ini? Hal pertama yang kupertimbangkan adalah harga. Bisa dipastikan, tak hanya aku. Namun banyak orang di luar sana yang mempertimbangkan faktor harga di atas segalanya sebelum melihat sisi-sisi lain. Harga seri X2 ini hanyalah berkisar antara 1.2 juta hingga 1.3 juta rupiah. Namun, fitur yang dibawanya tak tanggung-tanggung. Kamera 5 MP dan 3G. Rasanya baru pertama kali ini aku menemukan ponsel dengan harga seterjangkau itu, namun fitur yang begitu menakjubkan bagiku. Padahal, fitur semegah itu biasanya terbenam pada ponsel seharga 2 jutaan ke atas. Alhasil, hingga aku menulis blog ini, selalu terbersit dalam hatiku agar suatu saat benda itu akan jatuh di tanganku dan menjadi milikku selamanya (www.ngarep.com).

Rasanya, hidupku memang tak bisa dipisahkan oleh musik. Setiap jam sekali atau beberapa kali, ponselku selalu kupakai untuk mendengarkan musik. Entah lagu itu disukai mereka (teman-temanku) atau tidak. Entah lagu itu lagu lama atau lagu baru yang kuunduh melalui internet. (Menurut teman Facebook-ku yang ada di Bahrain, mengunduh lagu-lagu di internet termasuk hal yang haram. Karena lagu-lagu tersebut bukan dirilis resmi dari perusahaan rekaman alias produk curian). Karena aku akui, bahwasanya musik memberikan inspirasi yang besar bagiku untuk terus berkarya dalam bentuk yang lain. Salah satunya adalah di bidang tulis menulis seperti ini. Banyak tulisanku yang terinspirasi dari judul lagu, penyanyi atau latar belakang pembuatan lagu. Bukan maksudku menjiplak atau bahasa kerennya memplagiat musik milik orang lain. Bukan seperti itu. Namun, aku mengambil sebuah tema yang dibawa oleh seorang penyanyi terhadap lagu yang ia bawakan. Kemudian aku mengusung tema tersebut menjadi sebuah dasar tema bagi tulisan yang akan kubuat nanti. Tak hanya itu. Aku menambahkan bumbu-bumbu penyedap untuk meramaikan setting ceritaku. Sehingga, apa yang aku tulis ini bukan ‘milik’ penyanyi yang kuunduh idenya secara keseluruhan. Aku juga berperan penting dalam pembuatan tulisan tersebut. hehehe
Nah, untuk tetap terinspirasi, maka perlu diupayakan adanya usaha untuk menjaga inspirasi tersebut agar terus mengalir bak air terjun Niagara. Ujung-ujungnya ya kembali ke ponsel X2 tadi. Sungguh, aku terobsesi dengan ponsel itu. Mulai dari kamera kualitas tinggi yang dapat mengabadikan momen-momen berharga di sekitarku, kualitas audio yang luar biasa khas ponsel xpresmusic milik Nokia dan yang terpenting, aku tetap bisa stay connected bareng teman-temanku yang jauh di sana. Ya Allah, kabulkanlah doa hambamu ini. Aku berjanji, dengan adanya benda baru di sisiku itu, aku takkan berpaling dari-Mu. Karena hanya Engkau-lah yang mengijinkan aku untuk memilikinya. Karena apa yang berasal dari-Mu lah yang aku yakini sebagai suatu pemberian terbaik untuk hamba-Mu yang selalu mengharapkan apa yang dikehendaki hati.

Kamis, 13 Mei 2010

Flashdisc

Aku selalu terkagum kagum dengan guru bahasa Inggrisku.namanya Ibu Nikmah.soal prestasi,jangan pernah meremehkan beliau.beliau pernah mewakili Indonesia dalam mengikuti konferensi guru internasional di Tampere,Finlandia tahun 2005.beliaulah yang membuatku termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuanku berbahasa Inggris.tak jarang beliau mengajakku berbicara dengan bahasa internasional itu jika kita bertemu.meski hanya sebatas salam dan menanyakan apa yang sedang menyibukkanku,setidaknya ini membuatku tetap siaga sedia vocab dan tidak melupakannya begitu saja.tak hanya itu,dalam pelajaran mengarang pun,beliau tak segan segan memuji tulisanku.meskipun banyak koreksi berupa coretan pulpen merah karena grammar yang kacau,beliau sepertinya memberikan lampu hijau kepadaku dalam pelajaran mengarang.
Suatu ketika,beliau memasuki kelas kami 3 Bahasa.ia memakai sebuah kalung yang terkesan menyolok.bagaimana tidak,rantai kalung itu terlihat sekali dibiarkan berada di luar kemeja panjang yang beliau kenakan.hanya saja,liontin di ujung kalung itu agak aneh bagi kita waktu itu.terus terang saja kami terheran heran dan akhirnya menanyakan kepada beliau,benda apa gerangan yang telah membuat kita bertanya tanya.lalu beliau menjawab.itu namanya flashdisk.benda berbentuk segi empat panjang itu berguna untuk menyimpan data dengan jumlah yang banyak.entah data itu dalam format apa saja.hanya saja,kapasitasnya tergantung dengan memori yang dimiliki flashdisk itu sendiri.namun, tetap saja kami tak memahami apa yang beliau katakan.dasar odong!!!akan tetapi,inilah perkenalan aku dan teman temanku dengan benda canggih bernama flashdisk.memang,tahun 2006,jumlah produksi flashdisk belum sebanyak sekarang.apalagi belum sampai di kota kecil bernama Purworejo.
Memasuki bangku kuliah,aku semakin penasaran dengan flashdisk.diam diam,aku bertanya sana sini mengenai harganya dan bagaimana benda itu bekerja.temanku juga memberitahuku,sering seringlah menscan flashdisk untuk mencegah kerusakan data akibat intervensi virus.saat itu,karena aku masih awam soal flashdisk,hanya mengeluh,''waduh...apa lagi scan itu?''.
Pertama kali memakai flashdisk yang kubeli dengan harga mendekati seratus ribu,aku gunakan waktu mendownload gambar gambar penyanyi luar negeri favoritku.terus terang,aku bingung.bagaimana cara menyimpan gambar dan harus di mana disimpan.padahal flashdiskku sudah berhasil masuk ke komputer.akhirnya,aku mengarang saja.menyimpan gambar di dekstop komputer warnet.bukan di flashdiskku.aku begitu yakin saat itu bahwasanya gambar gambar itu sudah kusimpan dengan baik di flashdisk.oalah...dasar odong kuadrat!!!
Sudah gampang ditebak bagaimana kisah selanjutnya.gambar gambar itu tak ada di flashdiskku ketika fd ku kubuka di komputer teman.ya iyalah.padahal aku sudah menghabiskan biaya banyak untuk mendownload gambar gambar tersebut.
Inilah cerita konyolku saat bersinggungan pertama kali dengan benda imut,flashdisk.

Rabu, 12 Mei 2010

Little Angel

Dalam upacara Akekahan malam itu,rambut bayi yang baru lahir tersebut dipotong sedikit.pembacaan Maulud Al Barzanzi mengiringinya beserta tabuhan rebana yang riuh rendah.lalu,tangan tangan kami diolesi minyak wangi secukupnya oleh Mbah Prayit sebelum bayi itu 'diarak' keliling jamaah dan kemudian kami mengelus kepalanya.
Aku sebenarnya agak takut memegang kepala bayi yang masih merah itu.matanya masih terpejam.dan ukurannya masih sangat kecil.bagaimana kalau aku karena saking gugupnya memegang kepalanya,aku memegangnya terlalu kasar sehingga kepalanya terlalu keras bergeser.siapa tahu dia malah mati gara gara sentuhanku.halah!!!

Setiap kali melewati rumah itu sebelum sampai ke masjid untuk sholat berjamaah dan mengaji,terdengar suara bayi kecil yang sedang menangis.ayah ibunya pasti menyayanginya.meskipun ia seringkali merepotkan keduanya setiap hari,terutama malam hari.namun,aku tahu kebahagiaan keduanya mampu mengalahkan kerepotan itu.karena bagaimanapun juga,kedatangan malaikat kecil dalam keluarga itu pastinya telah dinanti nanti sekian lama.

Selasa, 11 Mei 2010

Very Last Moment In Time

Suasana panas di kota mendoan,Purwokerto tak ubahnya seperti di Purworejo.kedua kota yang bermakna 'hutan' ini telah berubah menjadi hutan beton yang saban hari memantulkan panas mentari dengan kekuatan tiada tara.bahkan para ahli klimatologi menyatakan bahwa tahun 2010 ini adalah tahun terpanas dibanding tahun sebelum atau sesudahnya.seringkali,cuaca yang terlampau panas ini membuatku malas kuliah.meskipun jarak ke kampus bisa dikatakan cukup dekat,namun sengatan sang surya rupanya sulit ditolerir lagi.sehingga,aku lebih memilih berdiam diri di pesantren saja.bukan untuk mempelajari pelajaran pondok atau perkuliahan,namun hanya duduk duduk di kursi pojok timur pesantren lantai 2,sambil menerawang jauh ke sekeliling.kalaupun sore hari,biasanya kos kosan cewek dekat pesantren itu penuh dengan penghuninya yang kongkow di depan rumah.kami,biasanya ramai membahas mereka satu per satu.pastinya membahas fisik mereka (astaghfirullah...).aku tentunya bergabung dengan mereka.seraya menikmati siomay,bakso atau es (yang seharusnya dijual untuk anak anak TPQ),kita tak henti hentinya berada di tempat itu hingga mereka kembali masuk rumah,atau bel mulai ngaji berbunyi.hal biasa terdengar gelak tawa di sore hari gara gara ramai membahas lawan jenis macam ini.aku pun suka mengomentari mereka.tapi,sejujurnya aku tak terlalu tertarik dengan cewek yang pakaiannya terlalu terbuka macam mereka.boleh saja mataku tetap memandang dan bibirku ikut tersenyum bersama gelak tawa mereka.akan tetapi,aku tetap menyukai kebersamaan ini,bukan badan mereka yang dijual terpisah macam itu.

Entah aku yang terlalu gede rumongso atau memang begitulah adanya.salah seorang dari mereka,yang tak kutahu siapa dia,selalu memperhatikan aku jika aku ada di sini.aku pikir,barangkali ini hanya faktor kebetulan belaka.dia yang ada di kursi biru dekat jendela itu,menatapku penuh tanda tanya yang (sesungguhnya) aku malas mencari jawabannya :-)

Menjadi pemuja rahasia.halah!!!tak seromantis ini selayaknya.tapi anehnya,hampir semua orang pernah menjadi dan merasakannya.entahlah perkara mereka menyukai atau justru tersiksa karenanya.aku tak tahu apa yang ada di pikiran cewek itu.aku pun sudah mengutarakannya tadi.aku tak berniat mencari tahu.sebab,seharusnya cewek itu tak perlu pelit pelit lagi dalam membeli baju untuk menutup auratnya sendiri.seharusnya ia tahu itu.
Tak peduli dugaanku salah atau benar.tak peduli ia menikmati atau tidak menjadi pengagum rahasia,aku tetap pada pendirianku.

Tentang aku.saat terakhir pada waktu itu,aku memang menjadi pengagum rahasianya (pastinya bukan cewek di kostan dekat pesantrenku,tapi santri yang dekat rumahku di Purworejo) selama 3 tahun lebih sedikit.entah dia tahu atau tidak.entah dia suka atau tidak.bagiku,yang jauh lebih penting membekas padaku yaitu aku selalu menuliskan sesuatu tentangnya,pada waktu itu hingga detik ini.aku begitu menikmatinya.tak peduli ia berlalu dari hadapanku tanpa kuketahui untuk selamanya,saat terakhir waktu itu sangat berkesan.hahaha...sungguh.aku tak sadar aku menjadi se-alay ini.dan parahnya,aku tak tahu apa yang kutulis ini.mungkin ini postingan paling kacau yang pernah kubuat.

Mengenai pemuja rahasia di waktu terakhir saat itu,sebaiknya dapat meninggalkan kesan terbaik bagi 'pelakunya'.tak hanya berbunga dan berbinar waktu itu saja.namun untuk sekarang dan seterusnya.meskipun ini terkesan terbayang bayang sepanjang waktu,keberadaan dia untuk menjadi motivatorku untuk terus menulis,aku berani menjamin para psikolog akan berkomentar,''Oh...tak apa apa kok mas.jangan khawatir,anda masih waras kok''

:-D :-D