minggu terakhir aku magang.sepulangnya dari kantor pemda,langit sudah tertutupi awan hitam.menggulung dan bulir-bulir air mulai berjatuhan.ipunk bertanya lagi untuk meyakinkanku.aku tetap menjawabnya dengan jawaban yg sama.diturunkan di UPT pusat.perpustakaan unsoed terbesar yg prnah kusinggahi.
segera setelah aku berada di lantai 2,hujan pun segera menghajar purwokerto.sedangkan ruang tujuanku belum buka.biasanya sesuai jadwal,jam 2.sambil mengulur-ulur waktu,aku mencoba naik ke lantai 3.inilah pertama kali aku berada di ruangan ini,setelah 3 tahun kuliah di unsoed.
seraya menatap kampus depan unsoed yg masih dirayu hujan deras.sang kabut juga menggantung hingga tadi sempat mengaburkan menara fatimatuzzahra,menara tertinggi di purwokerto.
hujan.momen yg banyak mengingatkanku kepada banyak hal.ketika aku masih kecil dan hujan2an dengan adikku.saking asyiknya,sampai akhirnya kita dilarang masuk ke rumah oleh nenek.atau saat aku pulang sekolah dg sepeda di tahun terakhirku di SMA.hujan.kau masih sama seperti dulu.
Senin, 07 Desember 2009
Minggu, 06 Desember 2009
wonderful sunset
aku menyebutnya wonderful sunset.matahari tenggelam yg menakjubkan.sebuah sebutan untuk perempuan yg cantik menurutku.aku tak menyebutnya perempuan tercantik.karena ukuran cantik itu relatif bagi setiap orang.dialah perempuan yg pertama kali mendatangi masjid,saat itu.saat ia masih di sini.dan dia jugalah yg membangunkanku di sepertiga malam terakhir melalui panggilan ke nomorku,untuk melakukan amalan mulia yg biasa ia lakukan.
dan aku masih menyebutnya demikian di saat malam pernikahannya.layaknya aktor sinetron idealis yg menghadapi kenyataan bahwa teman dekatnya akan segera menikah.
namun,aku tak tahu apakah aku harus menyebutnya seperti itu lagi di saat dia mulai dilarang suaminya.bergaul dg dunia luar,bertemu teman2 lamanya,pembatasan pemakaian media informasi dan komunikasi dsb.beruntunglah dia yg mempunyai suami protektif,beberapa orang berpendapat demikian.tapi aku lagi-lagi tak tahu apakah dia berpikir demikian.
dan satu lagi ketidaktahuanku,apakah dia masih suka memakai kerudung warna orange & baju warna senada.karena tak lain dan tak bukan,inilah alasan utamaku mengapa aku memanggilnya matahari tenggelam yg menakjubkan.
dan aku masih menyebutnya demikian di saat malam pernikahannya.layaknya aktor sinetron idealis yg menghadapi kenyataan bahwa teman dekatnya akan segera menikah.
namun,aku tak tahu apakah aku harus menyebutnya seperti itu lagi di saat dia mulai dilarang suaminya.bergaul dg dunia luar,bertemu teman2 lamanya,pembatasan pemakaian media informasi dan komunikasi dsb.beruntunglah dia yg mempunyai suami protektif,beberapa orang berpendapat demikian.tapi aku lagi-lagi tak tahu apakah dia berpikir demikian.
dan satu lagi ketidaktahuanku,apakah dia masih suka memakai kerudung warna orange & baju warna senada.karena tak lain dan tak bukan,inilah alasan utamaku mengapa aku memanggilnya matahari tenggelam yg menakjubkan.
the work
di bawah sengatan sang surya,di hadapanku ada keripik singkong,segelas teh manis hangat,dan tadi ada sedikit asap rokok.bukan aku tapi sumbernya.pertandingan sepak bola juga baru saja dimulai.aku memandang mereka.anak-anak yg baru bangun dari hangatnya kasur,sontak terjaga gara-gara ada pengumuman pertandingan yg akrab dg mereka.mereka berhamburan.sekali lagi,aku hanya melihat mereka.jauh sebelum mereka mengisi lapangan,aku sudah mencoba membersihkan lapangan.menggaruk rumput dg garukan besi,mirip tongkatnya patkay.mengumpulkan gundukan rumput hasil tebasan mesin pemotong rumput,dg keranjang sampah dan dibuang ke tempat pembuangan serta menyapu dan mengumpulkan sampah plastik.lapangan seluas itu.keringatpun bercucuran deras.salah seorang teman yang dekat jaraknya denganku dan ia melihat keadaanku,ia berkata dg nada menyindirku,'agus..agus..biasa megang pulpen,langsung megang begituan'.
mendengar itu,aku tersenyum.mengapa harus marah kalau kenyataannya demikian?
setelah itu,aku tersadar kalau pekerjaan seperti membersihkan jalanan,lapangan dan tempat umum lainnya,adalah pekerjaan yg berat.memang terlihat sepele.semua orang bisa melakukannya.namun,dibalik semua itu,ada perjuangan yg baru bisa diketahui bagaimana beratnya kalau sudah mencobanya.
mendengar itu,aku tersenyum.mengapa harus marah kalau kenyataannya demikian?
setelah itu,aku tersadar kalau pekerjaan seperti membersihkan jalanan,lapangan dan tempat umum lainnya,adalah pekerjaan yg berat.memang terlihat sepele.semua orang bisa melakukannya.namun,dibalik semua itu,ada perjuangan yg baru bisa diketahui bagaimana beratnya kalau sudah mencobanya.
Jumat, 04 Desember 2009
for you
malam ini,aku baru saja memarahi keponakannya pak kyai.ya,aku memarahinya dengan kemarahan sebenarnya.dan semua ini bukan karena tanpa alasan.di saat iqomat telah berkumandang disertai hujan maha deras,ia malah asyik ngobrol,ngudud bareng si sampah pesantren (aku menyebut mr.X sbg sampah pesantren karena dia memang benar2 tak mendatangkan manfaat di tempat ini.hanya menyusahkan orang lain pekerjaannya).dan aku tak suka sang keponakan,aziz,bergaul dengannya.dia hanya membawa pengaruh buruk.merokok,membahas perempuan,melupakan mengaji,sholat berjamaah,game2an dan perilaku dholalah lainnya.
ya...aku sadar telah berbuat salah dengannya: memarahinya dengan nada tinggi dan membuatnya ketakutan.sesungguhnya,aku hanya tak ingin dia terpengaruh dengan hal buruk.melupakan sang pencipta hanya karena rokok dan urusan wanita.bukankah Allah mengancam neraka bagi hamba-Nya yg menukar firman-Nya dg harga yg sedikit,keduniawian?
aku hanya mengajarinya,bagaimana bertindak sebagai santri.bukan sebagai sampah pesantren.aku hanya ingin membuatnya sadar,pahala yg dijanjikan-Nya lebih tak terhingga nilainya dibanding tuhan 9 cm dan perkara wanita.Dia-lah yg pantas disembah.
aku berjanji,setelah aku menulis blog ini,aku akan mencarimu,aziz.aku akan meminta maaf atas kekasaranku tadi.aku bukan bermaksud menyakitimu.sama sekali tidak.aku hanya ingin kau mendapatkan kemuliaan,sebagaimana yg dijanjikan Allah kpd hamba-Nya yg taat beribadah.usahaku ini hanya untukmu.'afwan ya akhii likhotooyaanii...
ya...aku sadar telah berbuat salah dengannya: memarahinya dengan nada tinggi dan membuatnya ketakutan.sesungguhnya,aku hanya tak ingin dia terpengaruh dengan hal buruk.melupakan sang pencipta hanya karena rokok dan urusan wanita.bukankah Allah mengancam neraka bagi hamba-Nya yg menukar firman-Nya dg harga yg sedikit,keduniawian?
aku hanya mengajarinya,bagaimana bertindak sebagai santri.bukan sebagai sampah pesantren.aku hanya ingin membuatnya sadar,pahala yg dijanjikan-Nya lebih tak terhingga nilainya dibanding tuhan 9 cm dan perkara wanita.Dia-lah yg pantas disembah.
aku berjanji,setelah aku menulis blog ini,aku akan mencarimu,aziz.aku akan meminta maaf atas kekasaranku tadi.aku bukan bermaksud menyakitimu.sama sekali tidak.aku hanya ingin kau mendapatkan kemuliaan,sebagaimana yg dijanjikan Allah kpd hamba-Nya yg taat beribadah.usahaku ini hanya untukmu.'afwan ya akhii likhotooyaanii...
the grown up who lose teens (again)
mengambil artikel dari tabloid komunika.sebuah potret hidup yg patut diteladani.berlatar belakang dusun kembangsongo,desa trimulyo,kecamatan jetis,kabupaten bantul,propinsi DIY.ada sebuah rumah yg dihuni oleh seorang lanjut usia yg masih tekun membatik.di usia lebih dari 90 tahun ini,mbah dulbari masih aktif berkutat dg kain putih polos yg disulapnya mjdi kain batik nan cantik.dalam mengerjakan kain batik bermotif kembang jagung,perempuan tua yg sudah bungkuk ini pantang menyerah.matanya masih sangat awas meskipun terkadang ia juga memakai kacamata bila diperlukan.barangkali karena si mbah sudah terbiasa dg pekerjaan yg ia tekuni sejak berumur 9 tahun ini.
kalau orderan membatik dg upah rp 25000/ lembar ini sepi,mbah dulbari akan pergi sawah.dg menggarap sawah milik orang lain,ia akan mendapatkan bagian pd saat panen,atau setidaknya mendapatkan sisa hidup panen.seperti inilah usaha si mbah untuk mengisi sisa hidupnya.
lalu,bagaimana dg kita?sang agent of change (halah...sok akademis,prestasi nol!!!)?
jawabannya sudah tertera dg jelas.lihatlah di home facebook kalian.itulah generasi muda yang 'diharapkan' bangsa.
kalau orderan membatik dg upah rp 25000/ lembar ini sepi,mbah dulbari akan pergi sawah.dg menggarap sawah milik orang lain,ia akan mendapatkan bagian pd saat panen,atau setidaknya mendapatkan sisa hidup panen.seperti inilah usaha si mbah untuk mengisi sisa hidupnya.
lalu,bagaimana dg kita?sang agent of change (halah...sok akademis,prestasi nol!!!)?
jawabannya sudah tertera dg jelas.lihatlah di home facebook kalian.itulah generasi muda yang 'diharapkan' bangsa.
Kamis, 03 Desember 2009
come join the party, it's celebration
hari ini,meski bukan hari terbesar dalam hidupku,namun inilah hari yang kutunggu-tunggu sejak terakhir aku mengumpulkan outline penelitianku.terbayang dalam benakku bahwa aku akan menulis sesuatu yang sungguh aku sukai.bahasa perancis.
temanku berkata,'mulailah dari apa yang kau sukai'.ternyata benar.aku memulai dari pijakan awal yang benar.di mana seharusnya aku berawal.dan hasilnya,aku melihat namaku terpampang di papan pengumuman jurusan komunikasi.judul 'strategi komunikasi instruksional dalam pembelajaran bahasa perancis di sma 7 purworejo',diterima.yeah i did it.
membimbingku dalam menyusun skripsi,bu mite,bu sripang dan pakcik dodit.hmph..bu mite,dosen favoritku yg mendapat point kualitas tertinggi dalam mengajar,berdasarkan pendapatku.bu sripang,musuh utama anak-anak komunikasi sebab gemar mengganjar mereka dengan nilai C/ D.dan terakhir,pakcik dodit,dosen bahasa indonesia paling killer.aku ingat,aku belum lulus mata kuliahnya :-D
siapapun dosen pembimbingnya,aku sadar bahwa merekalah yang terbaik buatku.bukankah seringkali aku perfeksionis.kolaborasiku dengan pakcik rasanya tepat sudah.kurang titik apa koma saja,dadi gawe.
sembari melihat ulang pengumuman itu,temanku iseng berkata,'wah...judulmu diterima,Gus.selamat ya.jangan lupa,traktirannya'.hah?apa kalian buat,teman?pantaskah hal ini diselebrasikan?ibarat orang buat sebuah buku maha karya,aku masih membuat judul.hanya menuliskan.belum menjabarkan makna judul itu.belum memulainya.apalagi mendapatkan royalti dari penjualannya.masih terlampau jauh.namun,aku setuju dengan rencanaku.inilah selebrasi dengan diriku sendiri.perayaan terkekangnya hawa nafsu,terutama malas.aku harus melawannya demi selesainya studiku.inilah perayaan bagiku.perayaan atas kesenanganku menulis.diuji dalam tugas ini: skripsi.
temanku berkata,'mulailah dari apa yang kau sukai'.ternyata benar.aku memulai dari pijakan awal yang benar.di mana seharusnya aku berawal.dan hasilnya,aku melihat namaku terpampang di papan pengumuman jurusan komunikasi.judul 'strategi komunikasi instruksional dalam pembelajaran bahasa perancis di sma 7 purworejo',diterima.yeah i did it.
membimbingku dalam menyusun skripsi,bu mite,bu sripang dan pakcik dodit.hmph..bu mite,dosen favoritku yg mendapat point kualitas tertinggi dalam mengajar,berdasarkan pendapatku.bu sripang,musuh utama anak-anak komunikasi sebab gemar mengganjar mereka dengan nilai C/ D.dan terakhir,pakcik dodit,dosen bahasa indonesia paling killer.aku ingat,aku belum lulus mata kuliahnya :-D
siapapun dosen pembimbingnya,aku sadar bahwa merekalah yang terbaik buatku.bukankah seringkali aku perfeksionis.kolaborasiku dengan pakcik rasanya tepat sudah.kurang titik apa koma saja,dadi gawe.
sembari melihat ulang pengumuman itu,temanku iseng berkata,'wah...judulmu diterima,Gus.selamat ya.jangan lupa,traktirannya'.hah?apa kalian buat,teman?pantaskah hal ini diselebrasikan?ibarat orang buat sebuah buku maha karya,aku masih membuat judul.hanya menuliskan.belum menjabarkan makna judul itu.belum memulainya.apalagi mendapatkan royalti dari penjualannya.masih terlampau jauh.namun,aku setuju dengan rencanaku.inilah selebrasi dengan diriku sendiri.perayaan terkekangnya hawa nafsu,terutama malas.aku harus melawannya demi selesainya studiku.inilah perayaan bagiku.perayaan atas kesenanganku menulis.diuji dalam tugas ini: skripsi.
Rabu, 02 Desember 2009
beautiful awakening
berdegup kencang dan akhirnya perlahan.hanya aku yang bisa merasakannyaserta mendengarkannya.menjelang ajal.mendekati maut.tak seorangpun peduli nasibnya kini.di balik dingin dan wingitnya tembok pesantren.hampir saja menguap bersama dinginnya penjara suci.
aku sesungguhnya sedikit keberatan menyebut mereka pahlawan.pahlawan dalam memperjuangkan susunan kata.kalimat yang menyembunyikan makna.makna menyuarakan kesepian.meski dalam bahasa bisu,mereka terus memperjuangkannya terus hidup.aku berseru,'jangan biarkan tinta mengering.goreskan ke hamparan.dengan itulah kita membuktikan bahwa pena lebih tajam dibanding pedang'.mereka bersorak.kurasakan gaungnya.dulu.tapi dulu.mereka nampaknya mulai lelah.meneruskan misi ini.
dari kesenyapan makna di rumah agama ini,nun jauh di sana,rekan lamaku membangkitkan makna kata yg lama terkubur.ia meneruskan nyawa kita yang tersendat.kebangkitan ini,jangan dibiarkan merenung sepi.pena ini harus terus menari di atas hamparan...
aku sesungguhnya sedikit keberatan menyebut mereka pahlawan.pahlawan dalam memperjuangkan susunan kata.kalimat yang menyembunyikan makna.makna menyuarakan kesepian.meski dalam bahasa bisu,mereka terus memperjuangkannya terus hidup.aku berseru,'jangan biarkan tinta mengering.goreskan ke hamparan.dengan itulah kita membuktikan bahwa pena lebih tajam dibanding pedang'.mereka bersorak.kurasakan gaungnya.dulu.tapi dulu.mereka nampaknya mulai lelah.meneruskan misi ini.
dari kesenyapan makna di rumah agama ini,nun jauh di sana,rekan lamaku membangkitkan makna kata yg lama terkubur.ia meneruskan nyawa kita yang tersendat.kebangkitan ini,jangan dibiarkan merenung sepi.pena ini harus terus menari di atas hamparan...
