Gila! Sableng! Tak waras! Edan! Kenthir! Owah! Sudo! Miring! Krezy!
Aku kemarin ikut gabung grup facebook.sebuah grup yang kukenal karena teman luar negeriku juga bergabung dalam grub tersebut sehingga notifnya muncul di home-ku.namanya rada aneh,''The shit you hear about me might be true.but then again it'll be as fake as bitch who told you''.
Jujur saja.aku langsung ngakak baca judulnya saja.judul itu kurang lebih berarti ''omong kosong yang kau dengar tentang aku mungkin saja benar.tapi kemudian kamu akan tahu bahwa itu palsu/ ga bener,sepalsu wanita jalang yang mengatakannya kepadamu''.
Dipantau dari judulnya saja,grup itu memang tak mendidik sama sekali.apalagi dari judulnya saja,kentara sekali aksen Amerikanya yang hobi berkata kasar.bagaimana tidak?secara tekstual,shit berarti kotoran.sedangkan bitch dalam bahasa kita sering disebut WTS atau pelacur.uju buneee...
Sangat parah memang kedengarannya.namun,jangan dikira grup itu ga bermanfaat lo.hah??
Separah parahnya grup ini,tentu saja masih ada sisi positifnya jika kita pandai pandai mencari tau.
Grup ini mengajarkan kepada kita agar kita tak terlalu mengambil pusing terhadap perkataan orang lain yang menjelek jelekkan kita.kalau kita tidak jelek dan salah,ngapain kita ikut ikutan stres?
Bukankah hidup ini terlampau singkat dan indah jika hanya untuk dihabiskan buat memikirkan 'bitch' yang selalu membuat kerusuhan ga penting dalam hidup kita?
Akhirnya,aku menemukan wiseword bagus untuk mengimbangi parahnya judul itu.
''terserah mereka mau berkata apa.yang penting,aku sudah menjalani hidupku dengan benar''.
Selasa, 28 September 2010
Senin, 27 September 2010
Couple

Aku hanya tersenyum.bahkan hatiku sebenarnya tertawa ketika melihat teman temanku yang mengupdate status di facebook atau mendengarkan langsung bahwa mereka mendambakan pasangan hidup yang ideal.mereka ingin pasangan yang tampan,cantik,pintar,sopan,berbudi baik,jujur,sabar dan sifat sifat baik lainnya.membayangkan betapa indahnya dunia andaikata mereka berhasil memperoleh pasangan yang diharapkannya itu.lalu mengapa?salahkah?
Tentu saja tidak.berharap semacam itu bahkan hak setiap orang untuk mendapatkan yang terbaik untuk diri mereka dan masa depan merekasendiri.masalahnya,bukankah ada pola absolut dalam mendapatkan kriteria pasangan hidup?
Ngomong ngomong,apa itu pola absolut?
Itu adalah semacam prinsip kepastian dan dapat diyakinkan kebenarannya dalam hal mendapatkan semua yang kita inginkan,termasuk perkara jodoh.kalau orang tipe A pasti dapat jodoh tipe A,tak mungkin nyasar sampai ia dapat jodoh tipe B atau C.begitu juga sebaliknya.dalam kitab suci,disarikan bahwa pezina laki laki untuk pezina perempuan,dan keduanya diharamkan bagi orang mukmin.
Tenang saja.ini bukan membahas satu agama saja.pola absolut ini bisa diterapkan di agama manapun dan kepercayaan apapun.
Bagaimana memahami pola itu?kitab memberi contoh yang amat keras,pezina.Ya,itu hanyalah salah satu contohnya.''aku kan bukan pezina,berarti pola absolut itu tak berlaku donk bagiku?''
Enak aja.coba bayangkan ilustrasi berikut ini:
Bagaimana kita mendapatkan pasangan yang jujur kalau kita selalu berbohong kepada orang tua kita soal kondisi keuangan?
Bagaimana kita bisa mendapat pasangan yang rajin lagi tekun jika kita malas bangun pagi dan malas pula membantu orang tua?
Bagaimana kita memperoleh pasangan yang sabar dan tabah sedangkan kita selalu mengeluh terhadap cobaan yang datang kepada kita?
Sekarang,sudah menemukan kunci jawaban dari pola absolut di atas,bukan?kuncinya memang mudah.prakteknya itulah yang sulit.itulah sebab mengapa mendapatkan jodoh ideal bukanlah perkara mudah.
Jika anda memiliki konsep pemikiran yang sama dengan saya,maka kesimpulan yang dapat ditarik dari wacana ini adalah seperti apa diri kita kini,maka seperti itulah pasangan kita esok.atau dengan kata lain,diri kita adalah cerminan yang dapat diperkirakan secara langsung,bagaimana tabiat dan perilaku pasangan kita nanti.
Point utama dan mendasarnya yaitu,kalau mau mendapat jodoh yang ideal,idealkanlah diri kita sendiri.
Semoga bermanfaat.
Minggu, 26 September 2010
Learning by Having Fun

Benar juga kata temanku,Agus Tegal (temanku yang satu itu memang dari Tegal dan selalu minta dipanggil Agus Cakep.kalau aku suka dipanggil Agus Ganteng...asto kiwo...).dia pernah berkata,kalau sudah memegang ponsel agak canggihan dikit kemudian disodori tabloid ponsel terbaru,pasti bawaannya pengin beli ponsel baru lagi.aku pun merasa demikian.tapi,tentu saja aku punya alasan tersendiri.bukan hanya mejeng pamer barang bagus di depan orang lain.
Aku menjumpai teman temanku memiliki laptop.hampir setiap kamar pesantren,setidaknya ada dua hingga tiga laptop.namun,apa yang mereka lakukan dengan barang 14 inci itu?tiap pagi dan malam,aku hanya mendengan desingan peluru dan suara balapan mobil dari laptop mereka.hal ini bukan berarti aku melarang mereka bersenang senang dengan barang milik mereka sendiri.itu hak mereka.namun,mengapa orang yang tak memiliki laptop,jauh lebih cerdas dibanding mereka yang berlaptop?
Ini adalah pertanyaan retoris.tak perlu jawaban.tapi,kalau berhenti sampai di sini,buat apa aku nulis postingan ini?
Sederhana saja,mereka belum mampu memaksimalkan fungsi fasilitas yang mereka punyai.bukankah di lantai 3 pesantren ada koneksi WiFi? Tapi apa daya,yang mereka buka hanya Facebook dan Facebook dengan fasilitas semewah itu.sedikitpun tak mau mencari bahan bahan bacaan sesuai minat mereka.kecuali kalau ada tugas kampus.inilah jaman teknologi canggih,kita pun dikendalikan oleh teknologi.bukannya mengendalikannya untuk memajukan kapasitas otak kita.
Kembali ke topik awal kita di atas,menurutku memiliki laptop memang penting juga.aku pun berencana membelinya meski hanya sebatas notebook.tapi bagiku,ponsel jauh lebih penting.lho?
Dengan ponsel,aku merasa dunia ada di genggamanku (indahnya bermain bahasa hiperbola...hahaha).bagaimana tidak,informasi apapun bisa aku akses di manapun dan kapanpun.sekarang coba,mana ada orang bermain laptop di WC?padahal (menurut legenda yang berkembang) ide ide brilian sering muncul di tempat sempit itu.entah itu rencana hidup,ide karya tulis,ngeblog,bagi bagi cerita ma orang lain,ide drama dll.namun,sekaku itukah? Tidak juga.bohong besar kalau aku tak membuka akun Facebook ku tiap saat lewat ponsel.dusta besar jika aku tak bersenang senang dengan mp3 mp3-ku jika merasa kesepian.(kebetulan aku bukanlah gamer sejati dan aku bersyukur karena itu).point pentingnya,bukankah kita dapat bersenang senang sambil belajar? contoh sederhana dariku,kalau aku tak punya lagu dari Miranda Lambert,penyanyi country Amerika,aku tak akan tahu makna 'repent' dan 'trespass'.aku lalu hanya mengadukan dua kata janggal ini kepada pocket dictionary yang sudah dibenamkan dalam aplikasi ponselku.sangat mustahil jika aku sempat melakukan ini dengan laptop,apalagi di dalam WC atau di dalam bus.
Tanpa Facebook dan Blogger,aku pun bisa saja melalaikan Tuhanku.sebab aku sudah memfollow group Holy Qur'an dan Muhammad My Idol dalam akun Facebookku yang setiap saat mereka mengupdate status yang berguna untuk meneguhkan iman.juga aku tak akan mendapatkan pembelajaran bahwa ''sesungguhnya teman temanmu sekarang ini kelak akan menjadi sainganmu nanti.kalau kau tak belajar sungguh sungguh,mereka akan mengalahkanmu dalam segala hal'' kalau aku tak punya 2 jejaring sosial itu.
Bukankah anak muda jaman sekarang harus gaul.gaul yang berarti tidak gaptek.tidak gaptek dalam artian mampu memadukan antara menguasai teknologi dan mengambil manfaat darinya.kalau teknologi hanya dijadikan sebagai kesenangan semata,kasihan sekali?
Jumat, 24 September 2010
This Used To Be My Playground


Malam ini,aku menghadiri acara khoul di pondok pesantren depan rumahku.waktu aku dan sahabat dekatku memenuhi undangan,acaranya belum dimulai.beberapa orang berpakaian gamis nampak berdiri di halaman depan sebagai penerima tamu.ada pula yang sibuk menyiapkan makanan,tempat duduk,tempat pengajian dan menata motor yang diparkir sembarangan.kulihat cuaca yang lembab habis disiram hujan,memunculkan kabut yang melayang tipis di halaman masjid.namun aku yakin,meskipun hawanya dingin seperti itu,tak menyurutkan animo tamu undangan.apalagi sebabnya selain bapak kyai langsung yang punya hajat?
Saat acara dimulai,aku duduk di luar bersama temanku dan bapak bapak (rasanya,aku tamu termuda di situ).aku tatap setiap pojok ruangan pesantren.ingatanku seakan ditarik flashback melihat tiap sudut bangunan yang sudah ada sejak jaman Jepang itu.dulu,sewaktu umurku belum menginjak 9 tahun,aku suka sekali bermain di lingkungan pesantren ini bersama para gus (gus= sebutan yang ditujukan kepada putera kiai) seperti gus 'Ilmi,Ahil,Wafi,Baha',dan Hamid.kita biasanya main mobil mobilan dari gedebog pisang di lapangan pesantren yang berdebu.membuat kolam sehabis hujan di depan rumah Mbah Badar,mencuri mangga dan jambu air di depan rumah pak kyai Dawud Masykuri.mengacak acak dapur pesantren dan membakar sampah serta buku agama.bermain di lorong lorong pesantren dan tempat jemuran.menggoda santri putri yang baru selesai mandi di mbelik (kolam kecil yang tertutup).dan yang paling heboh hingga kuingat sampai sekarang,kita pernah mengendap endap ke kamar mandi untuk mengintip bu nyai mandi.bangunan semi permanen itu ternyata menyisakan lubang bekas peralon yang hanya disumpal plastik deterjen.jika sumpalan itu dilepas,tampaklah pemandangan yang menjadi tujuan kita.waktu itu,bu nyai masih muda sehingga menjadi panorama yang tak begitu menjengkelkan.anehnya,perbuatan kriminal ini dilakukan karena aku diajak oleh seorang gus.astaghfirullahal adzim...
Dan pesantren itu pun kini berubah.hanya mempertahankan bentuk konstruksi bangunannya sekaligus kaligrafi tembok khas yang diambil dari Qur'an Surat Ali Imron 169.selebihnya,penggantian warna cat tembok dan penambahan ruangan,sekiranya faktor lumrah mengingat makin banyaknya santri yang datang dari tahun ke tahun.
Saat acara khoul menjelang usai,aku melihat keakraban para santri dalam mensukseskan acara tersebut,menerbitkan rasa sesal yang tiba tiba membuncah dalam hati kecilku,''Mengapa aku tidak menjadi santri sejak dulu?''
Out Of Box

Sebuah konsep yang telah dicetuskan oleh para ahli pengembangan diri (self development expert).ide ini memang bukanlah hal baru dan saya maklum banyak pembaca yang bisa menebak dengan mudah arah tulisan ini.akan tetapi,andai tak dipublish di sini,saya yakin akan banyak yang lupa mengenai dahsyatnya model pemikiran ini.
Out of box atau dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan secara general menjadi berpikir di luar kotak kebiasaan.atau bahasa mudahnya,berpikir lain daripada yang orang lain pikirkan.apabila diderivikasikan atau diturunkan sekaligus dipadatkan (hehe...ribet pisan ieu teh bahasana.kumaha?),konsep canggih ini disingkat menjadi: jadilah kreatif!
Adalah sebuah contoh klasik tentang lukisan anak SD.Apabila mereka disuruh guru untuk menggambar,mereka pasti melukis 2 gunung kembar,ada jalan raya membelah keduanya,ada matahari di antara gunung itu dengan sinar konyolnya.lukisan itu dilengkapi petakan sawah,pohon pohon dan tak lupa burung camar yang terbang bebas di atas kedua gunung.komposisi gambar ini adalah box yang sudah mendarah daging di masyarakat kita.bahkan adik adik kita pun sepertinya tak sadar (ya iyalah.mereka kan belum dewasa.maksudnya...) kalau mereka sedang disetting untuk menjadi box yang pasaran.na'udzubillah.
Kalau kita punya anak nanti,cobalah kita mensetting mereka agar menjadi generasi out of box.masih berkaitan dengan contoh di atas,saat mereka akan melukis gambar pemandangan,mintalah mereka menggambar laut dengan pohon kelapa melambai lambai di kanan kirinya.ada kapal nelayan,matahari terbenam,susunan awan sore dan camar laut.beda dan menyenangkan dipandang 'kan?tak membosankan.
Apabila mereka menampilkan bakat menggambar,lukisan panorama dapat mereka deskripsikan melalui gambar pak tani yang membajak sawah dengan kerbaunya.sebagai latar belakang,ada gambar pegunungan dan rerumpunan pohon kelapa.cantik!
Ini hanyalah contoh sederhana.bagaimana kita melihat fenomena out of box di sekitar kita?
Rasanya,tak ada yang tak tahu siapa itu Bondan Prakoso feat Fade To Black.mereka adalah contoh nyata penganut paham out of box.secara umum,suara Bondan adalah teen pop.sudah banyak penyanyi Indonesia yang piawai di genre itu.sebut saja Afghan,Marcel,Vidi Aldiano,Delon,Ihsan Tarore dan lain sebagainya.andaikan Bondan membuat album solo bergenre itu,maka ia akan menjadi one hit wonder.sekali terkenal,kemudian hilang sama sekali.sudah banyak contoh fenomena ini.
Sebagai langkah nyata out of box-nya,ia menggandeng Fade to Black yang menganut genre Hip Hop.kolaborasi teen pop dan hip hop ini menjadi karya yang sangat digemari anak muda masa kini karena keunikannya.
Sebagai buktinya,siapa yang tak hafal lirik lagu Ya Sudahlah??
Sekarang,saya ingin menantang anda.tolong buatkan saya patung dinosaurus dengan menggunakan lilin mainan/ was.syaratnya dalam waktu 10 menit.
Dimulai dari sekarang!!!
Apa??masih bingung bagaimana?
Anda masih in the box?
Jangan ya.amit amit dah.buat saja lingkaran semacam bola kasti.tidak usah diapa apain.kalau saya protes,bilang saja.''dinosaurus-nya kan belum netas.jadi masih di dalam telur''.
Kalau saya masih protes,oo ndak bisa begitu dong.katakan saja,''setiap orang punya kebebasan mengungkapkan ide''.
Bagaimana?
Siap untuk menjadi generasi out of box?
Kamis, 23 September 2010
Praktisi Komunikasi Sejati

Terus terang,aku heran dengan banyaknya buku komunikasi yang aku pelajari.benda benda itu (memang penuh dengan teori) dan selalu mengagung agungkan model pemikiran Barat.bahkan dari nama pencetusnya saja,dapat diketahui bahwa mereka ada yang keturunan Yahudi.
Sebenarnya,masalah yang aku kemukakan di sini bukan dari mana mereka berasal dan juga agama mereka.namun lebih pada labelisme kepemilikan ilmu yang mereka punyai.atau bahasa mudahnya,mereka selalu mengklaim bahwa ilmu komunikasi yang mereka kuasai memang bersumber dari pemikiran mereka sendiri.padahal?tengok saja.dalam kumpulan buku ilmu komunikasi,mereka rata rata hidup pada abad 19.paling banter/sesepuh sugeng di awal tahun 1800-an.hadeh...belum ada apa apanya.mereka hidup di balik meja dan berpikir hingga botak dan lapar lalu makan.tak tahu,apa yang mereka pikirkan sudah dipraktekkan oleh pahlawan pahlawan Islam milik pulau Jawa.
Mereka tak menyadari ,di tahun 1400-an,hiduplah Raden Mas Said,putera dari bupati Tuban yang menyebarkan Islam di tanah Jawa khususnya daerah Cirebon dan Kadilangu,Demak.kita lebih mengenalnya dengan sebutan Sunan Kalijaga.nama Kalijaga diasumsikan dari banyak sumber.ada yang menyebutkan nama itu adalah nama sebuah desa Kalijaga,Cirebon.ada yang mengatakan itu kebiasaan beliau yang suka berendam di pinggir kali (kali= sungai,jaga= menjaga.kalijaga= menjaga sungai).namun ada juga yang berpendapat nama itu diderivasikan dari suku kata arab,yaitu qadli dzaka yang berarti pemimpin yang suci.
Apa kehebatan beliau?
Dalam menyebarkan Islam,beliau selalu berpedoman pada Al Qur'an dan Al Hadits.namun,cara penyampaiannya bukan secara langsung seperti mengajak penduduk mengaji dan sholat.akan tetapi,beliau menggunakan metode pendekatan budaya.beliau yakin,jika kepercayaan penduduk langsung diserang,mereka akan marah,melawan dan tak membuka diri dengan pesan komunikasi sang sunan,yaitu ajaran agama Islam.
Sang sunan memanfaatkan kesenangan penduduk akan nyanyian dan karawitan.sehingga,beliau menciptakan lagu lagu yang memuat pesan Islami lalu dinyanyikan dengan iringan gending.penduduk lambat laut pun suka,kemudian sedikit demi sedikit mereka memahami ajaran yang dibawa sunan dan meninggalkan kepercayaan mereka.
Tahukah kamu?lagu Ilir Ilir ternyata sarat mengandung pesan agama.maknai liriknya,''cah angon cah angon,penekno blimbing kui.lunyu lunyu penekno...kanggo sobo mengko sore'' (wahai penggembala,ambilkan belimbing itu.meski dahannya licin,tolong ambilkan...sebagai bekal sore nanti).
Makna universal dari lirik itu adalah,kita diibaratkan sebagai penggembala yang berusaha keras menggembala kambing (bekerja untuk mencari nafkah).meskipun demikian,kita diminta untuk mengambil buah belimbing.pastinya kamu tahu,belimbing itu memiliki lingir/sisi yang menonjol berjumlah lima= sebagai penyimbolan sholat 5 waktu.jadi kita diwajibkan untuk menunaikan sholat 5 waktu,meskipun lunyu/ sulit/ berat,lakukanlah dengan iklas.agar buah belimbing itu bisa dijadikan sebagai bekal nanti sore,yaitu waktu menghadap Tuhan YME.tahu 'kan,ibadah yang pertama kali dihisab apa?
Begitulah sunan menerapkan pendekatan budaya dalam menyampaikan pesan komunikasi.sama persis dengan teori komunikasi yang dicontek ilmuwan barat bahwa pendekatan budaya adalah salah satu metode penyampaian pesan secara efektif.hal ini karena approachment tersebut menyetarakan komunikator dan komunikan.tak ada yang dianggap lebih tinggi maupun lebih rendah.sebab komunikator berinteraksi langsung serta membangun kedekatan emosional dengan komunikan.
Subhanallah...hebat sekali para pendekar Islam di tanah Jawa ini.
Merekalah teoritis dan praktisi ilmuwan di bidang komunikasi terhebat yang pernah dimiliki Indonesia.
Rabu, 22 September 2010
First Impression
''Kesan utama begitu menggoda,selanjutnya terserah anda''
Begitulah tagline terkenal dari sebuah iklan produk parfum untuk menggaet konsumen.percaya atau tidak,tagline itu memang benar adanya.kesan pertama atau first impression akan menentukan bagaimana suatu hubungan antarmanusia akan berlanjut atau tidak.perkara hubungan itu akan berlangsung lama maupun singkat,itu tergantung pada kelihaian masing masing individu dalam membangun sikap pengertian dan komunikasi yang baik.akan tetapi,tanpa kesan pertama,mana mungkin sebuah hubungan dimulai?
Dosen retorikaku pernah mengungkapkan pernyataan kontroversial bagi para mahasiswa pada waktu itu.dia berkata,''Kalau mau jadi komunikator yang menarik dan dikagumi banyak orang,jadilah pribadi yang menawan.oleh karena itu,jangan alergi jika para cowok nanti harus pakai bedak atau parfum ketika akan tampil di muka umum''.sontak,teman temanku pada protes mendengar kalimat ganjil itu.memang,pernyataan itu memang berlawanan dengan dunia maskulin para lelaki.padahal,itu adalah semacam trik untuk mendapatkan perhatian publik.(tulisanku ini juga masih berhubungan dengan postingan berjudul Personal Attractiveness).ibaratnya,siapa yang mau tertarik melihat/ menikmati penampilan seseorang yang kucel dan bau?
First impression yang paling sederhana adalah senyum.dalam ajaran Islam,memberikan senyuman ikhlas kepada sesama manusia bernilai pahala sedekah.tak hanya itu,kehadiran senyum ini dapat meruntuhkan anggapan sombong dari orang lain terhadap kita serta membangun kehangatan dalam membina suatu relasi dengan mereka.
Aku rasa,tak ada yang tak suka dengan kehadiran senyum.ia mampu memberikan pesona bagi empunya meskipun si pemilik senyum berwajah ngepas (hahaha...saya belum menemukan istilah yang lebih halus untuk menggambarkan orang yang kurang beruntung dalam memiliki wajah tampan/ cantik).
Seperti itulah manfaat menebarkan senyum dalam upaya memberikan kesan pertama yang dramatis dari kehadiran kita di tengah tengah masyarakat.tak bisa dibayangkan bagaimana suksesnya anda andaikata anda pandai mengolah first impression dan berhasil membangun hubungan antarpersona yang baik dengan orang orang yang berhasil dalam ranah keahlian mereka.anda akan nampak sebagai individu yang brilliant.dan yang perlu ingat,sukses dapat dipelajari dari sekarang.
Begitulah tagline terkenal dari sebuah iklan produk parfum untuk menggaet konsumen.percaya atau tidak,tagline itu memang benar adanya.kesan pertama atau first impression akan menentukan bagaimana suatu hubungan antarmanusia akan berlanjut atau tidak.perkara hubungan itu akan berlangsung lama maupun singkat,itu tergantung pada kelihaian masing masing individu dalam membangun sikap pengertian dan komunikasi yang baik.akan tetapi,tanpa kesan pertama,mana mungkin sebuah hubungan dimulai?
Dosen retorikaku pernah mengungkapkan pernyataan kontroversial bagi para mahasiswa pada waktu itu.dia berkata,''Kalau mau jadi komunikator yang menarik dan dikagumi banyak orang,jadilah pribadi yang menawan.oleh karena itu,jangan alergi jika para cowok nanti harus pakai bedak atau parfum ketika akan tampil di muka umum''.sontak,teman temanku pada protes mendengar kalimat ganjil itu.memang,pernyataan itu memang berlawanan dengan dunia maskulin para lelaki.padahal,itu adalah semacam trik untuk mendapatkan perhatian publik.(tulisanku ini juga masih berhubungan dengan postingan berjudul Personal Attractiveness).ibaratnya,siapa yang mau tertarik melihat/ menikmati penampilan seseorang yang kucel dan bau?
First impression yang paling sederhana adalah senyum.dalam ajaran Islam,memberikan senyuman ikhlas kepada sesama manusia bernilai pahala sedekah.tak hanya itu,kehadiran senyum ini dapat meruntuhkan anggapan sombong dari orang lain terhadap kita serta membangun kehangatan dalam membina suatu relasi dengan mereka.
Aku rasa,tak ada yang tak suka dengan kehadiran senyum.ia mampu memberikan pesona bagi empunya meskipun si pemilik senyum berwajah ngepas (hahaha...saya belum menemukan istilah yang lebih halus untuk menggambarkan orang yang kurang beruntung dalam memiliki wajah tampan/ cantik).
Seperti itulah manfaat menebarkan senyum dalam upaya memberikan kesan pertama yang dramatis dari kehadiran kita di tengah tengah masyarakat.tak bisa dibayangkan bagaimana suksesnya anda andaikata anda pandai mengolah first impression dan berhasil membangun hubungan antarpersona yang baik dengan orang orang yang berhasil dalam ranah keahlian mereka.anda akan nampak sebagai individu yang brilliant.dan yang perlu ingat,sukses dapat dipelajari dari sekarang.
